EXPENA

Expedisi Penikmat Alam Nusantara-Perkumpulan Manusia Berjiwa Muda, Haus Akan Petualangan, Pendakian, Sebagai Penikmat serta Pecinta Alam Nusantara

Thursday, August 11, 2016

Tips (dalam) Melakukan Perjalanan Pendakian

Perjalanan dalam pendakian beda halnya dengan perjalanan saat kita keliling kota apalagi keliling mall. Banyak hal yang harus kita perhatikan saat melakukan perjalanan dalam mendaki suatu gunung yang notabenenya kita berada di dalam hutan.

Saat pendakian yg harus diperhatikan adalah :

1. Tetap pada trek pendakian

Kejadian tersesat di hutan/gunung biasanya terjadi karena kesalahan pendaki dalam mengambil jalur pendakian. Kesalahan pengambilan jalur ini biasanya karena banyaknya percabangan yang ditemukan saat perjalanan. Sebisa mungkin ikuti trek/jalur yang umumnya digunakan dan liat tanda di sekeliling jalur tersebut, misal stringline/pita. Miliki juga peta jalur untuk memudahkan kita orientasi medan. Sehingga kita tahu betul keputusan yang kita ambil.

2. Tetap berjalan bersama

Ketika melakukan pendakian dengan massa lebih dari 1 orang, maka sangat sebaiknya kita menjaga diri kita agar selalu bersama dengan teman yang lainnya dan saling menjaga teman lainnya. banyak kejadian tersesat di gunung dikarenakan berjalan sendirian dan ketika bertemu dengan percabangan, mengambil jalur yang berbeda dengan rombongan, sehingga tak pelak hal tersebut membuat diri kita tersesat dan terpisah dari rombongan. Tentunya hal tersebut tidak kita inginkan bukan? Maka dari itu, pemimpin dalam perjalanan tersebut harus menguasai betul bagaimana kondisi dan situasi dari rombongannya, sehingga dapatmenjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan dan bersama-sama dari awal perjalanan hingga akhir perjalanan.

3. Atur ritme perjalanan

Mendaki gunung bukan masalah cepat atau lambat, tapi bagaimana kita mengatur langkah kita. Ritme jalan yang stabil membuat perjalanan kita tidak terasa melelahkan. Selain itu, ritme yang sesuai dan stabil dapat membantu tubuh kita menyesuaikan dengan ketinggian yang terus bertambah dan pasokan oksigen yang terus berkurang. Sehingga tubuh kita bisa adaptasi dengan sempurna.

4. Siapkan personal energy food dan fresh water (bawa masing2)

Kita semua memiliki potensi untuk menjadi survivor. Biasakan membawa personal emergency food. Jangan mengandalkan makanan dari orang lain atau air dari orang lain. Bawa energy bars dan logistik personal yang cukup dalam perjalanan.

Tambahan:
1. Jangan lupa bawa peluit (pasti banyak yang tidak membawa). Saat emergency ini yg paling berguna karena suara peluit paling mudah dikenali dan frekuensi nya bagus, terdengar dr jauh.

2. Keep hydrate atau jaga jangan sampe kehausan. Udara dingin membuat kita kadang suka ga mau minum karna seperti tidak merasa haus, padahal ternyata kita terkena dehidrasi ringan yang bisa menurunkan metabolisme tubuh.
Palabas Pecinta Alam Bebas
Tags : ,